Polimer sintetik

Polimer sintetik sering ditunjuk sebagai plastik, seperti polyethylene dan nylon. Namun, kebanyakan dapat dikelompokan dalam paling tidak tiga kategori utama: thermoplastik, thermoset, dan elastomer.
Polimer buatan biasanya digunakan dalam banyak aplikasi: pemaketan makanan, film, fiber, tube, pipa, dll. Industri perawatan pribadi juga menggunakan polimer untuk membantu dalam tekstur produk, pengikatan, dan 'moisture retention' (seperti dalam gel dan conditioner rambut).

Contoh

Daftar sebagian dari bahan ini adalah sebagai berikut:
  • acrylonitrile butadiene styrene (ABS)
  • polyamide (PA)
  • polybutadiene
  • poly(butylene terephthalate) (PBT)
  • polycarbonate (PC)
  • poly(ether sulphone) (PES, PES/PEES)
  • poly(ether ether ketone)s (PEEK, PES/PEEK)
  • polyethylene (PE)
  • poly(ethylene glycol) (PEG)
  • poly(ethylene terephthalate) (PET)
  • polyimide
  • polypropylene (PP)
  • polytetrafluoroethylene (PTFE)
  • polystyrene (PS)
  • styrene acrylonitrile (SAN)
  • poly(trimethylene terephthalate) (PTT)
  • polyurethane (PU)
  • polyvinylchloride (PVC)
  • polyvinylidenedifluoride (PVDF)
  • poly(vinyl pyrrolidone) (PVP)

    Nama merk

    Polimer berikut lebih dikenal lewat nama merk mereka, misalnya:
  • Kevlar
  • Kynar, e.g. PVDF
  • Mylar, e.g. polyethylene terephthalate
  • Nylon, e.g. polyamide 6,6
  • Rilsan, e.g. polyamide 11 & 12
  • Teflon, e.g. PTFE
  • Ultem, e.g. polyimide
  • Vectran
  • Viton
  • Zylon


http://id.wikipedia.org/wiki/Polimer_sintetik

Related Posts :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar