Tampilkan postingan dengan label volume. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label volume. Tampilkan semua postingan

Contoh Rumus Cones (Kerucut Terpancung)

Berikut ini adalah contoh rumus yang berhubungan dengan cones (kerucut terpancung)


Sebuah ember terbuat dari seng seperti tampak pada gambar. Luas seng yang digunakan
untuk ember tersebut adalah ….
Jawab :
Jika gambar ember dibalik kedudukannya, maka tampak merupakan Kerucut terpancung
(terpotong) oleh sebuah bidang datar yang sejajar bidang alas kerucut.
Kerucut
Diketahui ;  panjang AB = 50 cm ,maka OB= 25 cm
 CD = 30 cm, maka  DE = 15 cm , dan  EO = h1 = 40 cm ,  TE = h2
Hitung luas selimut  ember !
Luas selimut ember = luas  selimut kerucut TAB – luas selimut TCD.
perhatikan garis TO tegak lurus AB dan CD, maka besar sudut TED = sudut TOB
Besar sudut  DTE = sudut BTO ( sudut persekutuan)
Maka   segitiga  TED sebangun segitiga TOB  ( sd-sd) , akibatnya;
Segitiga TED siku-siku di E , maka
 Segitiga TOB siku-siku di B , maka
 Jadi, luas seng diperlukan = luas selimut ember + luas alas ember
              
 
Dengan Algoritma (langkah pengerjaan) tersebut anda dapat menurunkan
Rumus Luas selimut Kerucut terpancung. (selamat mencoba)

Kinetika kimia

Laju reaksi suatu reaksi kimia merupakan pengukuran bagaimana konsentrasi ataupun tekanan zat-zat yang terlibat dalam reaksi berubah seiring dengan berjalannya waktu. Analisis laju reaksi sangatlah penting dan memiliki banyak kegunaan, misalnya dalam teknik kimia dan kajian kesetimbangan kimia. Laju reaksi secara mendasar tergantung pada:
  • Konsentrasi reaktan, yang biasanya membuat reaksi berjalan dengan lebih cepat apabila konsentrasinya dinaikkan. Hal ini diakibatkan karena peningkatan pertumbukan atom per satuan waktu,
  • Luas permukaan yang tersedia bagi reaktan untuk saling berinteraksi, terutama reaktan padat dalam sistem heterogen. Luas permukaan yang besar akan meningkatkan laju reaksi.
  • Tekanan, dengan meningkatkan tekanan, kita menurunkan volume antar molekul sehingga akan meningkatkan frekuensi tumbukan molekul.
  • Energi aktivasi, yang didefinisikan sebagai jumlah energi yang diperlukan untuk membuat reaksi bermulai dan berjalan secara spontan. Energi aktivasi yang lebih tinggi mengimplikasikan bahwa reaktan memerlukan lebih banyak energi untuk memulai reaksi daripada reaksi yang berenergi aktivasi lebih rendah.
  • Temperatur, yang meningkatkan laju reaksi apabila dinaikkan, hal ini dikarenakan temperatur yang tinggi meningkatkan energi molekul, sehingga meningkatkan tumbukan antar molekul per satuan waktu.
  • Keberadaan ataupun ketiadaan katalis. Katalis adalah zat yang mengubah lintasan (mekanisme) suatu reaksi dan akan meningkatkan laju reaksi dengan menurunkan energi aktivasi yang diperlukan agar reaksi dapat berjalan. Katalis tidak dikonsumsi ataupun berubah selama reaksi, sehingga ia dapat digunakan kembali.
  • Untuk beberapa reaksi, keberadaan radiasi elektromagnetik, utamanya ultraviolet, diperlukan untuk memutuskan ikatan yang diperlukan agar reaksi dapat bermulai. Hal ini utamanya terjadi pada reaksi yang melibatkan radikal.
Laju reaksi berhubungan dengan konsentrasi zat-zat yang terlibat dalam reaksi. Hubungan ini ditentukan oleh persamaan laju tiap-tiap reaksi. Perlu diperhatikan bahwa beberapa reaksi memiliki kelajuan yang tidak tergantung pada konsentrasi reaksi. Hal ini disebut sebagai reaksi orde nol.


http://id.wikipedia.org/wiki/Reaksi_kimia

Besaran

Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur yang memiliki nilai dan satuan. Besaran menyatakan sifat dari benda. Sifat ini dinyatakan dalam angka melalui hasil pengukuran. Oleh karena satu besaran berbeda dengan besaran lainnya, maka ditetapkan satuan untuk tiap besaran. Satuan juga menunjukkan bahwa setiap besaran diukur dengan cara berbeda.

Besaran fisis terdiri dari:

Besaran pokok

Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain.


Besaran pokok dalam Sistem Internasional
Nama Simbol dalam rumus Simbol dimensi Satuan SI Simbol satuan
Panjang l, x, r, dll. L meter m
Waktu t T detik (sekon) s
Massa m M kilogram kg
Arus listrik I, i I ampere A
Suhu T θ kelvin K
Jumlah molekul n N Mol mol
Intensitas cahaya Iv J Candela Cd

Keterangan dari macam-macam besaran pokok itu adalah:

Rumus Matematika : Rumus Volume Bola

Rumus Volume Bola = 4/3 x 22/7 x r x r x r

Keterangan :
r = Jari-jari
t = Tinggi